Sabtu, 28 Desember 2013

Era Yang Sudah Berbeda

Seiring berjalan waktu seketika semua berubah, canda dan tawa terlewatkan seketika. Namun tanpa disadari semua telah berubah, perubahan yang sangat signifikan, mungkin karena sudah memiliki kesibukan masing-masing atau memang sengaja ingin memiliki kehidupan yang baru, hanya individu masing-masing yang tau.

Berkumpul bersama itu sudah menjadi makanan sehari-hari kita mulai dari terbit sampai tenggelamnya mahari dengan beberapa celotehan semau kita dan kulewati hhari

Sabtu, 02 Februari 2013

Aku Bisa Bernyanyi Karena Persija

lama waktu berselang dan ketika melihat sebuah blog hati ini tergerak lagi untuk menuliskan cerita tentang apa yang dirasakan dalam diri ini.

flashback dengan apa yang diinginkan dulu yang disebut dengan cita cita. entah kenapa hati ini tergerak untuk bercita cita ke dunia entertain. ya apapun yg dilakukan pasti hanya untuk menjadi cita cita tersebut. berupaya untuk menjadi yang diingnkan sampai disuatu ketika ada sebuah kontes bernyanyi di tv dan hati ini pun tergerak untuk ikut berpartisipasi dalam kontes itu. perjalanan yang lumayan melelahkan untuk mencapai tujuan dan menunggu waktu lama dalam antrian yang sangat panjang. ketika dalam ruangan audisi diri ini terasa sangat gugup waktu itu tapi untuk mencoba tenang dan alhasil berhasil sampai memberikan  yang sudah terbaik waktu itu. beberapa selang waktu hasil sudah keluar tapi tidak ada nama yang terpampang di tv dalam arti kata lain tidak lolos ke babak selanjutnya.

bertahun tahun mengikuti nafsu untuk menjadi cita cita sampai pulang larut malam setiap hari waktu itu dengan membawa rupiah yang tidak seberapa tapi hati ini selalu berpikir positif dan yakin pasti bisa. mungkin rasa bosan telah melanda diri ini karena apa yang diinginkan tak menghasilkan kata sempurna. akhirnya seperti jalan yang tak selalu lurus hati inipun ingin mencoba merubah dari cita cita yang dulu pernah ada. olahraga atau tepatnya sepak bola yang  menjadi pilhan. kenapa? mungkin pada  saat itu orang negri ini sedang gila gilanya sepakbola.

terdaftarlah diri ini dalam suatu ssb yang terletak di lingkungan gelora bung karno atau tepatnnya berada di lapanggan a b c yang ternyata dilatih oleh mantan striker timnas yang pernah menjebol gawang iraq dengan tendangan voli dan sempat bermain di j league walaupun dalam jangka waktu yang masih bisa dihitung dengan jari karena faktor cuaca yang sangat dingin disana.
menikmati apa yang beliau berikan dalam segala hal teknik.

pada suat hari yang seharusya latihan ssb tapi karena ada pertandingan di stadion gelora bung karno atau tepatnya persija jakarta berlaga diri ini malah asik nonton pertandingan tesebut alias bolos latihan ssb. dikala itu berteriak lantang dengan suara khas sporter lah yang keluar dari mulut ini. itu selalu dilakukan setiap persija berlaga. terlintas diri berpikir ke dunia entertain lagi dan menetapkan untuk menjadi seorang penyanyi. lama waktu berselang berhenti berlatih lah diri ini di ssb tersebut.

menikmati hidup yang ada dan mengejar impian yang belum tau apa yang ingin diraih. tapi pasti sudah tau apa yang dilakukan apabila persija berlaga. ya menonton langsung dan berteriak lantang sekuat  tenaga mendukung tim kesayangan apapun hasilnya. lagi lagi diri ini terpikir ada yang beda setelah menyadari itu ternyata pelita suara yang tadinya hanya sebatas suara sporter kebanyakan kali ini   merasa lebih baik. mungkin karena sering berteriak lantang bebas lepas dari dalam hati.
akhirnya diri ini berpikir lagi untuk mengasah kemampuan yang telah ada dan mempraktekan langsung ketika persija berlaga. sampai pada akhirnya ada seseorang di dalam stadion yang mengatakan suara lo bagus bro tapi bibir ini haya tersenyum saja karena berpikir mungkin itu hanya untuk menghibur diri ini saja. tapi dengan waktu berselang tak hanya orang orang yang dari dalam stadion sajalah yang berkata seperti itu tapi dari teman teman bahkan orang yang tidak kenal pun berkata begitu.

berpikir keras dengan kata kata mereka yang memotivasi diri ini untuk menggali potensi apa yang ada dalam diri ini. berharap bisa menjadi yang terbaik degan ini semua.
terima kasih pengalaman yang telah mengajarkanku untuk tidak selalu merasa lelah dan terus berusaha untuk medapatkan apa yang diinginkan. terima kasih orang orang yang selalu memotivasi diri ini untuk menjadi yang lebih baik dan terima kasih persija jakarta yang telah membuat suara pelita ini menjadi beda. aku bisa bernyanyi karena persija...

Rabu, 25 Juli 2012

Untuk Sahabat

Kau isi anganku dengan bayangmu
Kau isi sepiku dengan candamu
kau isi hatiku dengan senyummu

tegurku disaat ku mulai sombong
tegurku disaat ku mulai angkuh
tegurku disaat ku salah dalam melangkah
karena ku masih membutuhkan seorang sahabat sahabat seperti kamu

jika kamu temukan teman yang lebih baik dadi aku
pergilah, ku takkan menghalanginya
namun jika orang itu meniggalkanmu
lihatlah ke belakang, ku kab selalu disini untukmu

bila tiba saatnya nanti
yakni, saat ajal menjemputku
maka aku akan ikhlas untuk pergi
asalkan aku sempat melihatmu tersenyum bahagia

Selasa, 17 Juli 2012

Persija Jakarta 2011/2012

ISL musim 2011/2012 dimulai ! Persija Jakarta musim ini memang sedikit berbeda dengan mengkolaburasikan pemain senior dan juniornya, apakah ide itu berhasil? Partai awal Persija adalah melawan Deltras Sidoarjo di GBK dan Persija pun menang dengan skor tipis 1-0 lewat goal Rachmat Affandi. Setelah melakoni beberapa pertandingan Persija berhasil bercokol di peringkat pertama dan itu pun membuat The Jakmania bergembira dan punya asa untuk menjadi kampiun musim ini.

Berjalan seiringnya waktu wajah The Jakmania yang tadinya riang gembira kembali meenjadi muram, ternyata lagi-lagi adanya larangan main Persija Jakarta di kandang (GBK) dan itu pun memaksa Persija harus menunda pertandingan alhasil karena team-team lain sudah bertanding terlebih dahulu akhirnya posisi Persija di klasemeen merosot.
Apa yang membuat Persija tidak bisa bermain di kandang? Politik? Acara Keagamaan? Konser Musik? Ya tepat sekali karena satu alasan tersebut, mungkin itu alasan yang klasik dan mungkin apakah tidak ada yang senang apabila Persija Jakarta juara?

Selepas dari alasan itu semua akhirnya Persija Jakarta melakoni pertandingan tunda di luar kandang (partai usiran) alhasil beberapa hasil pertandingan Persija kurang memuaskan. Menutup putaran pertama Persija Jakarta melakoni laga melawan PSMS Medan di kandang lawan dengan skor 3-3. Putaran kedua pun di mulai di awali dengan laga melawan PSMS dengan skor akhir 1-0 lewat goal Bambang Pamungkas (Bepe). Persija terus berjuang di awal-awal pertandingan putaran kedua karena masih ada di jalur juara.

Beberapa pertandingan pun telah di lakoni, mungkin karena adanya partai usiran atau entah apalah yg membuat Persija susah untuk memenangkan pertandingan akhirnya perlahan posisi Persija lagi-lagi merosot yang tadinya ada di jalur juara, sekarang hanya bisa menempatkan di 4 besar bahkan hanya 5 besar, terlihat di beberapa pertandingan akhir musim ini Persija hanya mendapatkan hasil seri atau kalah, walaupun bisa menang 3-0 di kandang melawan juara ISL musim ini Sriwijaya FC. Selamat sudah menjadi kampiun tahun ini Sriwijaya FC !

5 Besar Klasemen Akhir ISL 11/12:
1. Sriwijaya FC (79)
2. Persipura (68)
3. Persiwa (61)
4. Persela (56)
5. PERSIJA JAKARTA (52)

- Pertandingan terbaik: vs Persipura 1-0 (K) 1-0 (T) goal by Rachmat Affandi
- Kekalahan oleh team promosi: vs PSAP 1-0 (T), vs Gresik United 2-0 (T), vs Mitra Kukar 3-0 (T), vs Persidafon 3-1 (T), vs Persiram. 2-1 (K)
- Goal terbanyak Memasukan: vs Persiram 6-0 (T)
- Goal terbanyak Kemasukan: vs Persiwa 4-1 (T)

Starting 11 Persija Jakarta versi Lucky:
(4-4-2)
Coach: Rahmat Darmawan (Iwan Setiawan)
GK: Andritany
CB: Fabiano
CB: Bayemi
RSB: Ismed. S
LSB: Hasim Kipuw
DMF: Robertino
RMF: Ramdani (M. Ilham)
LMF: Greg (Octavianus)
AMF: Zah Rahan
CF: Del Piero (Beto)
CF: Bambang Pamungkas

Terima Kasih Persija Jakarta ini lah yang terbaik yg bisa di dapatkan musim ini, semoga di musim selanjutnya akan lebih baik lagi dan bisa membawa liga indonesia ke kancah internasional. Amin o:)

Jumat, 06 Juli 2012

Ringkasan Cerita atau Kisah Jakarta

Hello para Jakartans apa kabarnya? Merasa aman dan tenangkah kalian tinggal di ibu kota Indonesia? I hope so.

Sebuah kebanggaan tersendiri apabila seseorang bisa tinggal di ibu kota negara, apalagi Jakarta yang tak kalah megah dengan Washington DC, London, Roma, Athena, Amsterdam, dll. Bermacam-macam ada di Jakarta bahkan kota Jakarta bisa dibilang jantung Indonesia jadi klo tidak ada Jakarta negara Indonesia akan mati dan semua orang bisa merasakan kesenangan setiap harinya tanpa ada rasa takut kehilangan itu. Jakarta? Apa sih itu Jakarta? Yang kita tau disini adalah ibu kota negara Indonesia banyak ras atau suku yg berkumpul mulai dari sabang sampai merauke ada disini, kita semua berbaur menjadi satu, bercanda riang bersama, menuntut ilmu bersama dan mencari nafkah tak ada habisnya.

"Jakarta Keras?" Apa sih yang ada di benak kalian tentang kata itu? Apakah karena banyak tindakan kriminal yang terjadi disini? Atau memang kita harus saling bersikut-sikutan untuk bisa hidup disini? Klo bukan itu semua jadi yang disebut "Jakarta Keras" itu apa dong?
"Jakarta Macet?" Ya orang pasti tau maksud dari kata itu dan memang semua yang tinggal di Jakarta tidak bisa menghindari kemacetan ibu kota apalagi setiap jam kerja (pagi dan sore) maklum saja lah Jakarta macet karena penduduknya yang dari sabang sampai merauke. Terus gimana dong supaya bisa menghindari itu semua?
"Jakarta Banjir?" nah ini termasuk keresahan warga ibu kota, kenapa ibu kota yang semegah ini masih saja sering terkena banjir? Bahkan ada mitos Jakarta banjir musiman setiap 5 tahun sekali. Klo yang ini sih menurut kesadaran individu yang tinggal di Jakarta saja, tapi lumayan lah yang katanya gara-gara ada banjir kanal timur 2,7 juta warga Jakarta tidak terkena banjir nah kan penduduk Jakarta ada 5-6 juta terus gimana dong sama yang sisanya?

Jadi apa dan bagaimana menurut kalian tentang "Jakarta keras", "Jakarta Macet" dan "Jakarta Banjir"? Klo berbicara itu pastinya berkaitan dengan orang nomor 1 di Jakarta, nah tinggal bagaimana DIA mengatur tata kota Jakarta ini. Kebetulan belum lama ini kota Jakarta bertambah usia menjadi 485 tahun berarti semakin tua saja kota ini, semakin baik atau sebaliknya kah kota ini? Saya rasa kota ini dalam keadaan baik-baik saja toh masih banyak yang betah tinggal disini bahkan akan ada pertambahan jumlah penduduk nantinya. Masalah kesehatan dan ekonomi kota ini? Saya rasa juga baik-baik saja buktinya jarang ada yang ditemukan orang mati karena kelaparan.

Terselip dari semua itu ada sebuah kebanggaan tersendiri bagi orang asli Jakarta tentang club sepakbola yang terkenal dengan julukan macan kemayoran dan termasuk club terbaik di Indonesia, ya itulah "Persija Jakarta" ! Sebenarnya banyak harapan kita kepadanya. Untuk sekarang mungkin hanya lantunan lagu dan kata-kata indah serta support lah yang ada untuk dia, hingga suatu saat nanti kita bisa bersama-sama berteriak kegirangan dan berkeliling kota Jakarta dengan berbagai trophy bergengsi yang dia (Persija) raih #ForzaPersija !!!
Jangan sampai ada yang menghancurkannya, siapapun itu !

Beberapa hari menjelang pemilihan gubernur Jakarta yang akan di helat pada bulan juli ini, siapakah pilihan anda? 1,2,3,4,5 atau 6? Saya pribadi DKI-1? No Hope ! Banyak spanduk-spanduk dan baliho besar terpampang di pinggir jalan kota Jakarta yang indah ini dan adanya kampanye-kampanye yang diselenggarakan. Tersenyumlah para calon melihat para pesuruhnya selalu menurut dengan kata-kata manisnya, uang yang dihambur-hamburkan seketika menghipnotis semuanya dengan harapan mereka (para calon gubernur) bisa menang dan duduk tenang di singgasana kota Jakarta dengan bergelimbangan harta. Tapi yang diherankan disini kenapa para calon bisa menghabiskan uang sampai milyar bahkan triliunan hanya untuk kampanye saja? Bukannya lebih baik uang sebanyak itu untuk membantu warga miskin atau merapikan kota Jakarta saja. Kita lihat apa yang mereka bisa lakukan apabila menang di pemilihan nanti, klo memang kalian manusia sejati tunjukkan kata-kata manis kalian kepada warga Jakarta !

Sebenarnya masih banyak yang bisa dipaparkan tentang Jakarta, mungkin tidak akan ada habisnya. Jadi bagaimana kota Jakarta menurut kalian? Masih inginkah tinggal atau berdomisili disini? Alangkah lebih baiknya kita sadar dengan perlakuan kita untuk kebaikan Jakarta, deritamu deritaku juga !

Jumat, 30 Maret 2012

Harusnya 6 Point dan Merangsek Ke Peringkat 3

Ini adalah rasa unek-unek terhadap team kebanggaan saya sendiri yaitu Persija Jakarta. Saya rasa ke"ANEH"an team Persija dimulai dari adanya dualisme yang entah kenapa team yang tidak jelas asal usulnya bisa menganggap dirinya sebagai team Persija Jakarta? Memang sudah agak lama Persija Jakarta sudah membawa kasus ini ke hukum, nah tapi kenapa sampai sekarang tak kunjung selesai? Hanya mereka disana saja lah yang tau.

Ok saatnya membahas 2 pertandingan akhir away Persija Jakarta di Sumatra pada putaran pertama ISL 11/12, tentu semua pecinta Persija ingin melihat Persija memetik hasil sempurna yaitu 6 point karena 2 team yang akan dihadapi adalah team yang baru "PROMOSI" di ISL 11/12. Pada pertandingan ke 16 Persija Jakarta harus terbang ke Aceh untuk melawan tuan rumah PSAP Sigli, pada saat itu saya hanya menyaksikan pertandingan dari live tweet saja karena tidak adanya siaran langsung oleh antv dan saya pun berhalangan hadir untuk langsung nonton ke Aceh. Dengan penuh rasa deg-degan dan sedikit cemas saya terus memperhatikan live tweet dari @Jakonline dan @Persija_Jkt, sedikit lega dengan hasil HT: PSAP 0-0 Persija yang katanya goal Pedro di anulir karena offside.

Kick off babak ke 2 pun dimulai yang saya lihat dari live tweet tersebut, terlihat dipertandingan kedua team saling jual beli serangan, semakin besar rasa jantung ini berdebar melihat dari live tweet, beberapa menit berselang akhirnya salah satu pemain Persija melakukan pelanggaran di dalam kotak penalty (hands ball) dan pada akirnya tendangan penalty pun diberikan untuk pemain PSAP dan tendangan penalty tersebut sukses menjebol gawang Andritany skor berubah 1-0 untuk kemenangan PSAP, disisa menit pertandingan Persija terus menggempur pertahanan PSAP tetapi hingga pluit babak ke 2 usai tidak ada 1 goal pun yg masuk ke gawang PSAP, dan kekalahan ke 4 dirasakan Persija Jakarta di Aceh dan Persija pun pulang ke Jakarta dengan tangan hampa alias tidak mendapatkan point. Padahal saya rasa hasil itu tak harus terjadi, itu team promosi coooy tapi...?

Partai puncak putaran pertama Persija Jakarta terjadi pada tanggal 30 Maret 2012 yang bertepatan dengan ulang tahun antv. Kick off babak pertama di mulai beberapa menit pertandingan berlangsung skor berubah 1-0 untuk kemenangan PSMS Medan tapi di penghujung babak pertama Bambang Pamungkas sukses menjebol gawang Markus dan skor 1-1 bertahan sampai babak pertama usai. Babak ke 2 pun dimulai kali ini Bambang Pamungkas lagi-lagi menjebol gawang PSMS dengan 2 goal sekaligus hatrick pertama beliau di ISL tahun 11/12 tapi entah kenapa PSMS bisa 2 kali menjebol gawang Persija Jakarta dan hasil akhir pun sama kuat 3-3. Jujur tahun ini adalah tahun yang "ANEH" untuk Persija Jakarta, saya pikir kalian semua bisa menilai lah, maaf klo komentar saya ini tidak berkenan di hati rekan sekalian tapi memang ini lah yang saya rasakan.

Saya rasa Persija Jakarta seharusnya paling minimal ada di peringkat ke 3 klo saja bisa meraih 6 point di 2 laga tersisa, dan andai saja menghindari hasil seri di kandang melawan Persidafon, Persisam dan Mitra Kukar, belum lagi kalah melawan Persiwa . Ada apa sih dengan Persija? Hati ini terasa ingin berkata goblok dan tolol banget sih Persija ! Saya mengerti dengan keadaan Persija di tahun ini dan mungkin para pemain sudah. Berusaha maximal di setiap pertandingan, tapi andai saja saya bisa bertanya kepada salah satu pemain Persija dan dijawabnya dengan jujur ! Dan dalam hati ini pun terasa ingin meledak-ledak terhadap Persija Jakarta, kata-kata rasis pun bisa keluar, tapi kau adalah team kebangganku di negri ini oh PERSIJA JAKARTA !!! Kapan juara lagi??? Sekali lagi maaf untuk rekan-rekan sekalian apabila tidak suka dengan karya tulis kali ini, tapi memang ini lah yang saya rasakan pada saat ini, 1 lagi yang perlu di catat "Apabila kebobolan Persija Jakarta belum pernah menang di ISL 11/12".

Sabtu, 24 Maret 2012

PSSI oh PSSI Bag.2

Inilah lanjutan dari blog sebelumnya yang berjudul PSSI oh PSSI dan sepertinya ini akan berlanjut sampai sepakbola Indonesia benar-benar bisa berprestasi di kancah internasional. Sebelumnya ada pembahasan mengenai dualisme baik di liga maupun di club, lebih jelasnya bisa dibaca di blog sebelumnya.

Tepat ditanggal 18 maret 2012 PSSI versi KPSI (Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia) memilih ketua umum yang baru dan sesosok La Nyalla Mattalitti lah yang terpilih sebagai ketua umum PSSI yang baru dengan didampingi oleh wakil ketua Rahim Soekasah. Lalu bagaimana dengan ketua umum PSSI sebelumnya (DA) ? entah apa yang dipikirkan oleh mereka, tapi inilah yang terjadi bukan hanya dualisme pada liga dan club tetapi organisasi tebesar sepakbola negri ini pun menjadi ada 2, mungkin mereka ingin memberikan yang terbaik untuk sepakbola negri ini, tapi hasilnya?

Walaupun terpilihnya ketua umum PSSI yang baru versi KPSI, Djohar Arifin Husein lah yang masih dikatakan berhak atau diakui oleh FIFA sebagai ketua umum PSSI, lalu bagaimana dengan ketua umum PSSI yang baru ? (membalikkan pertanyaan).

Sungguh heran memang melihat kondisi yang sangat amat begitu buruk sepakbola Indonesia pada saat ini, tentu semuanya berpengaruh terhadap dukungan untuk timnas dari 250 juta rakyat Indonesia, lalu apa sih yang sebenarnya harus dilakukan ? hanya orang-orang terhormat yang duduk di singgasana lah yang bisa menjawabnya, tapi kapan semua itu bisa terbukti ?

PSSI oh PSSI ! apa sebenarnya yang anda inginkan ? walaupun sekarang ISL sudah diakui atau tidak illegal lagi tapi bagaimana dipenghujung partai atau pertandingan akhir nanti ? klo disamakan berarti liga Indonesia 2011-2012 kembali menjadi 2 wilayah, berarti kembali ke era sebelumnya yang belum dikatakan modern, berarti sepakbola Indonesia belum menjadi sepakbola yang modern dan berarti juga sepakbola Indonesia bukan semakin maju atau berkembang malah sebaliknya. Apakah memang ini yang kita inginkan ?

Saya pun hanya bertanya-tanya kepada bapak-bapak yang terhormat disana, mengapa kalian ingin terjun atau menjadi anggota-anggota di organisasi sepakbola Indonesia kalau memang tidak bisa bahkan tidak mengerti tentang sepakbola Indonesia ? apabila kalian memang tidak mengerti kenapa harus berada disana ? kalau memang hanya “UANG” yang kalian inginkan bukan disana tempatnya ! sekali lagi "Semua rakyat Indonesia ingin melihat sepakbola yang bersih dan sehat serta timnas Indonesia berprestasi di kancah internasional karena kami haus akan gelar" >>to be continued

Selasa, 13 Maret 2012

PSSI oh PSSI


PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) adalah kepala atau organisasi terbesar sepakbola di Indonesia, semua tentang persepakbolaan Indonesia berada di bawah naungannya jadi secara otomatis semua team persepakbolaan Indonesia harus patuh terhadap semua peraturan yang ada. Tapi apakah semua itu bisa diperlakukan dengan baik dan benar oleh PSSI?

Semua rakyat Indonesia pasti tau siapa sih PSSI, seiring perkembangan zaman sepakbola modern PSSI akan menerapkan sepakbola dalam negri yg modern juga yang tadinya liga di dalam negri ini ada 2 wilayah menjadi 1 wilayah yang akan dihuni oleh 18 team yang layak atau lolos dari verifikasi dan bergantilah nama liga Indonesia itu dengan nama Djarum Indonesia Super League (DISL) yang dimulai tahun 2008/09 di bawah naungan PT. Liga Indonesia dan diadakan juga Coppa Indonesia bernama Coppa Dji Sam Soe, pada saat itu ketua umum PSSI masih dijabat oleh Nurdin Halid, akhirnya setelah semua rampung semua kompetisi terbesar sepakbola Indonesia bergulir. Memang agak terlambat sepakbola negri ini dengan negara-negara lainnya yang sudah menjulang jauh prestasi di tingkat internasional sebut sajalah team seperti Manchester United, Juventus, Real Madrid, Barcelona, siapa sih yang tidak tau team raksaksa seperti mereka?

Balik lagi ke sepakbola negri ini. Diawal persepakbolaan modern yang dijalani Indonesia saat itu cukup dibilang berhasil walaupun dana APBD/APBN masih menjadi modal utama untuk masing-masing team, setelah semua laga selesai dilakoni akhirnya Persipura Jaya Pura lah yang menjadi juara pertama kali dipersepakbolaan modern Indonesia dan juara Coppa adalah Sriwijaya FC, mereka berhak berlaga di Liga Champions Asia dan AFC Cup. Cepat waktu bergulir tiba lah DISL 2009/10 yang kali ini peraturan sedikit berbeda dimana semua team yang ikut serta tidak boleh lagi menggunakan dana APBD/APBN dan harus mempunyai PT, walaupun begitu semua team bisa menyanggupinya dan pada saat itu Arema Indonesia keluar sebagai juara dan juara Coppa tetap ditangan Sriwijaya FC, mereka berhak mengikuti kompetisi Liga Champions Asia dan AFC Cup.

Kini saatnya DISL 2010/11 dimulai masih dengan peraturan yang sama di tahun sebelumnya, pada akhir tahun 2010 timnas Indonesia harus menjalani laga di ajang AFF Suzuki Cup 2010 seperti artikel yang sudah saya buat sebelumnya di "Timnas Indonesia 2010". Tapi ditengah-tengah kompetisi berjalan ada dari pihak lain ingin mengadakan kompetisi lain untuk team sepakbola Indonesia yang bernama "Liga Primer Indonesia" (LPI), pada saat itu PSSI yang masih di jabat oleh Nurdin Halid mengatakan dengan tegas bahwa dia tidak menyetujui kompetisi itu tapi dari pihak lain itu masih bersikukuh untuk tetap mengadakan kompetisi tersebut, disini lah mulai adanya pertikaian atau perpecahan di kubu PSSI (padahal perpecahan sudah ada ditahun-tahun sebelumnya) tapi inilah yang bisa dikatakan paling membaranya gejolak dalam kubu PSSI. Karena perpecahan kompetisi itu ada 3 team yaitu Persibo (team promosi DISL 10/11), Persema dan PSM Makassar yang keluar dari kompetisi DISL 10/11 dan secara otomatis 3 team tersebut terdegradasi dan adanya larangan pemain LPI untuk membela skuad garuda, walaupun begitu DISL tetap berjalan hanya dengan 15 team yang berlaga dan Persipura yang menjadi juara, disamping itu LPI yang sebelumnya tetap bergulir dengan team-team yang bisa dikatakan semur jagung atau team baru kemarin sore serta 3 team jebolan DISL akhirnya tidak melanjutkan kompetisi diputaran kedua.

Perpecahan terus silih berganti terhadap PSSI, entah bagaimana dan mengapa itu bisa terjadi? Memasuki tahun 2011 yang dimana kontrak ketum PSSI (Nurdin Halid) saat itu telah habis, memang sudah banyak sekali suara jeritan rakyat yang mengecam dia untuk turun dari jabatannya mungkin karena dia mantan napi atau memang prestasi sepakbola yang tak kunjung membaik. Sesaat suara jeritan rakyat negri ini tak terdengar lagi untuk PSSI karena Nurdin Halid berhasil turun dari jabatannya karena kalah suara dalam pemilihan ketum PSSI yang baru dan terpilih lah ketum PSSI yang baru bernama "Djohar Arifin Husein", pada saat itu rakyat sangat merasa senang dengan lengsernya jabatan Nurdin Halid dari ketum PSSI dan 250 juta rakyat Indonesia berharap ketum baru PSSI (Djohar Arifin Husein) dapat mengembangkan dan memajukan prestasi sepakbola Indonesia ke kancah internasional.

Ternyata eh ternyata suara jeritan rakyat yang hanya baru saja teredam kini kembali bersuar di setiap pelosok negri yang tertuju kepada PSSI karena bukan semakin membaiknya persepakbolaan negri ini malah semakin anjlok saja. Adanya keinginan PSSI untuk merubah format liga indonesia yang sebelumnya sudah bergulir dengan kembalinya menggelar 2 wilayah dan berkeinginan untuk mengganti PT. Liga Indonesia menjadi PT. Liga Prima Indo Sport (LPIS), entah apa yang ada dibenak ketum PSSI pada saat itu padahal sebelumnya sudah menjalani kongres dengan melanjutkan fromat liga indonesia seperti di tahun sebelumnya. Setelah agak redahnya tetang kebodohan PSSI di awal kepemimpinan ketum yang baru dan adanya teguran sanksi dari FIFA apabila Indonesia tidak bisa menggelar kompetisi pada waktu yang ditentukan, sesaat terlahir lah kompetisi yang baru bernama "Indonesian Premier League" (IPL) atau Liga Prima Indonesia (LPI) dengan jadwal yang sangat semrawut dan tidak terkoordinir dengan baik tapi partai pembuka tetap berjalan antara Semen Padang vs Persib Bandung yang berakhir imbang, mungkin itu hanya partai pembela agar tidak adanya sanksi dari FIFA untuk Indonesia, alhasil sebagian besar team dari DISL tetap ingin bermain di bawah naungan PT. Liga Indonesia (ISL) bukan dari PT. Liga Prima Indo Sport (IPL) nah dari situ lah terjadinya "dualisme" dimasing-masing team dari berbagai kota seperti Persebaya, PSMS, Arema bahkan team sebesar Persija pun ikut terlena dalam dualisme team tersebut. Akhirnya kompetisi liga indonesia pun dihentikan sementara karena kesibukan para punggawa timnas untuk berlaga di kualifikasi piala dunia 2014 brazil seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya yang berjudul "Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2014 Brazil" dan "29 Februari yang Kelam Untuk Timnas Indonesia", setelah para punggawa selesai menjalankan tugasnya membela garuda di dada kini mereka kembali membela club masing-masing baik dari kompetisi IPL ataupun ISL.

Saya pun sampai berkata untuk ketum PSSI saat ini "sebenarnya lo ngerti sepakbola ga sih?" Dan mungkin surat dari @syamsiralam juga bisa mewakili isi dalam hati seluruh rakyat negri ini di "Jangan Renggut Mimpi Kami" dan @bepe20 pun banyak berkata lewat website resminya di www.bambangpamungkas20.com tentang persepakbolaan negri ini dan bagaimana perasaan mantan ketum PSSI melihat semua ini? Lalu bagaimana tanggapan si bodoh PSSI sekarang ini setelah mendengar dan melihat semua itu? Apakah kebodohan yang terus dikembangkan? setelah gagalnya timnas senior di piala AFF, timnas U23 di Seagames 2011 dan timnas U21 di hasanah bolkiah trophy. Aduuuh PSSI apakah kita (rakyat indonesia) harus melakukan kekerasan agar kalian sadar? Saya yakin dengan kekerasan pun mereka (PSSI) tidak akan pernah peduli, yang mereka pikrikan hanyalah bagaimana caranya agar mereka sukses mempolitisasikan sepakbola indonesia. Saya pikir sebaiknya ketua umum PSSI yang terbaik adalah seluruh rakyat indonesia atau mantan pesepakbola yang benar-benar peduli terhadap sepakbola Indonesia tanpa kenal oleh orang-orang kotor di luar sana karena apabila masih dijabat oleh salah satu orang kotor disana apalagi berasal dari orang-orang politik, tidak akan pernah maju prestasi sepakbola Indonesia di kancah Internasional sampai kapanpun bahkan semakin hancur sajalah sepakbola negri ini. PSSI oh PSSI !!! "Semua rakyat Indonesia ingin melihat sepakbola yang bersih dan sehat serta timnas Indonesia berprestasi di kancah internasional karena kami haus akan gelar". So bagaimana kepemimpinan PSSI apabila mempunyai ketum yang baru lagi? »To be continued

Jangan Renggut Mimpi Kami

Uruguay, May, 2011

Kepada Yth bapak2 anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)
Ini mungkin curhatan dari isi hati kami sebagai anak bangsa
Kami baru saja ingin memetik dan mewujudkan mimpi kami
Sepakbola adalah mata pencarian kami untuk menghidupkan keluarga kami
Dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di piala dunia
Kami berlatih, bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darahpun kami alami
Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa2 muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yg tercinta ini
Tetapi sekarang kenapa ada orang2 yg hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing2 sehingga merusak mimpi jutaan anak2 indonesia
Apakah kami pantas kami mendapatkan hal itu?
Apakah ada orang yg pantas merenggut mimpi kami?
Mungkin sebagai seorang remaja muda saya tidak mengerti banyak hal
Tapi kenapa bapak2 harus berdebat smp bercecok mulut ketika ada kongres yg bisa menjadi sarana bagi kita untuk bekerjasama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola
Padahal kebangkitan sepakbola kita baru saja enak di mulai
Kepada bapak2 yg saya hormati tolong jangan ambil mimpi kami
Lihatlah ke arah kami sedikit
Bayangkan jika bapak2 berada di posisi kami
Bayangkan betapa getirnya perasaan remaja yg baru saja meraih mimpi tapi kemudian di rebut oleh orang2 yg haus akan kedudukan
Kami tidak pantas mendapatkannya
Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola
Dan jika harus begini apa yg dapat kami lakukan kelak?
Barangkali bapak2 tidak menghiraukannya
Tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yg jernih
Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi kami
Sekali lagi jangan renggut mimpi kami !

Syamsir Alam's Letters

Kamis, 08 Maret 2012

29 Februari 2012 yang Kelam Untuk Timnas Indonesia

Setelah selesai melakoni 5 laga kualifikasi pra piala dunia 2014, timnas Indonesia tidak berhasil memetik poin sama sekali alias 0 sekaligus menjadi juru kunci di grup E dan gagal untuk berlaga di piala dunia 2014 di Brazil setelah dikalahkan oleh (Iran 0-3 dan 1-4), (0-2 oleh Bahrain), (2-3 dan 0-4 oleh Qatar). Kini Indonesia akan memainkan 1 laga partai terakhir yang akan di selenggarakan di kandang Bahrain, tapi Indonesia yang sudah dipastikan tidak akan lolos melaju ke babak selanjutnya menurunkan pemain mudanya yang rata-rata dari timnas u23 di seagames 2011 lalu, dan hanya pemain IPL bahkan dari ssb pun ikut serta mengenakan jersey garuda di dada, entah apa yang dipikirkan oleh para petinggi sepakbola Indonesia pada saat itu? Sedangkan Bahrain yang ingin lolos ke babak selanjutnya yang hanya terpaut 1 poin dengan Qatar bermain dengan full team serta harus menjebol gawang Indonesia sebanyak mungkin.

Kick off pun di mulai, Bahrain pun langsung mendesak jantung pertahanan Indonesia, waktu baru berjalan sekitar 4 menit Bahrain mendapatkan hadiah penalty dari wasit yang sebelumnya kipper Indonesia membuat pelanggaran oleh pemain Bahrain sekaligus di kartu merahkannya kipper utama timnas Indonesia pada saat itu, pemain Bahrain pun sukses mengeksekusi tendangan penalty tersebut skor 1-0 untuk keunggulan Bahrain. Indonesia yang hanya bermain dengan 10 orang sejak menit awal selalu mendapat gempuran dari para pemain Bahrain dan alhasil Bahrain pun menutup babak pertama dengan skor yang cukup telak 4-0 tanpa balas, 2 gol diantaranya di cetak dari titik putih (penalty).

Kick off babak ke 2 di mulai, Indonesia sedikit mencoba keluar dari tekanan para pemain Bahrain tapi karena terkendala hanya bermain dengan 10 pemain dan kurangnya pengalaman bermain di level internasional skuad garuda pun tak berhasil tuk mencetak gol ke gawang Bahrain, beberapa menit setelahnya lagi-lagi Bahrain dapat mencetak gol ke gawang Indonesia dengan sangat mudahnya, gol demi gol pun diluncurkan para pemain Bahrain ke gawang Indonesia yang sangat enjoy menikmati gol tersebut sedangkan para pemain Indonesia hanya menganga melihat gawangnya yg terus di jebol oleh lawan bagaikan garuda yang terbang tanpa ruh yang perlahan demi perlahan jatuh ke permukaan dasar bumi.

Pertandingan pun berakhir dengan skor yang sangat telak 10-0 untuk kemenangan Bahrain, tapi Bahrain gagal lolos ke putaran selanjutnya karena Iran dan Qatar bermain imbang 2-2 dikandang Iran. Skor yang sangat memalukan untuk timnas Indonesia sekaligus kekalahan terbesar yang diterima timnas selama berlaga saat ini ! Apakah pantas Indonesia mendapatkan hasil itu? Dimana permainan indah sepakbola Indonesia yang selama ini diperagakan di dalam lapangan hijau? Dan dimana kepedulian para anggota yang bertanggung jawab atas sepakbola Indonesia?

Mungkin 29 Februari 2012 bisa dikatakan kejadian yang sangat kelam dan bersejarah untuk timnas Indonesia yang mendapatkan penalty sebanyak 4 kali (walaupun 2 tendangan gagal) dan 2 kartu merah (kipper utama dan pelatih), tentu banyak komentar dan gunjingan dari seluruh rakyat Indonesia terutama para pecinta sepakbola tanah air bahkan pemain sepakbola sekalipun, sampai ada pesepakbola dari timnas inggris berkata: “I’m not happy with this 10-0 scoreline, I went to Indonesia last summer…..” So apa yang harus dilakukan para petinggi sepakbola Indonesia? Apakah hanya harus diam melihat keterpurukan ini? Apakah para pecinta sepakbola harus berdemo atau melakukan kekerasan kepada petinggi sepakbola Indonesia? Padahal banyak para pemain muda Indonesia yang mempunyai skill sangat baik. Saya pribadi hanya berharap para petinggi sepakbola Indonesia bisa membuka mata dan hati lebar-lebar untuk benar-benar menjalankan tugas dengan baik yaitu “menjadikan sepakbola indonesia dapat berprestasi di jenjang internasional”.

Rabu, 15 Februari 2012

Keramaian Kampus Yang Mulai Jauh Dari Padangan Mata

Rabu, 15 Februari 2012 tepat pukul 21:53 Saya kembali teringat sekilas celotehan-celotehan, ketawa-ketiwi serta berkumpul bersama teman-teman saat berada di kampus AMIK LAKSI 31. Sungguh ada rasa bangga di dalam hati bisa meneruskan pendidikan sampai ke bangku kuliah yang mungkin sampai saat ini belum 100% orang di sekitar bisa mencapainya. Di awali dari pertama saya masuk kampus, kuliah secara efektif, mengerjakan tugas, ujian sampai melihat hasil IPK yang semua itu dilakukan secara rutin disetiap semesternya, tentu ada hasil yang memuaskan dan begitu juga sebaliknya. Tentu semua saya lakukan tidak hanya sendiri saja, saya butuh seorang dosen untuk mengajar saya, butuh ruang kelas untuk belajar, butuh ruang administrasi untuk pembayaran kuliah, dll tapi yang sangat saya butuhkan adalah sesosok orang yang bisa mendorong/memotivasi untuk mendapatkan nilai yang maximal dan tetap bertahan sampai semester akhir yaitu "TEMAN/SAHABAT", mereka lah faktor yang sangat berpengaruh kepada saya.

Seiring berjalannya waktu secara perlahan saya mulai beradaptasi dengan lingkungan kampus dan saya pun mengenal dosen, mendapatkan teman, sahabat bahkan bisa dikatakan musuh pun saya dapatkan, banyak cerita tentang kami mulai dari bahagia sampai sedih saya alami. Seiringnya kedekatan saya dengan teman-teman ada yang berusul untuk membuat suatu kelompok di bidang seni dan tercipta lah "MASLA" (Mahasiswa Seni Laksi 31) yang pada saat itu kami dibawah naungan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) banyak pro dan kontra tapi pada akhirnya kita bisa menerimanya walaupun tidak sampai 100% dan bahkan kami membuat group di jejaring sosial facebook yang bernama "MASLA". Dari sebuah kelompok itu (MASLA) kita berinisiatif untuk membuat teater atau drama dan ternyata kami bisa mewujudkannya bahkan sampai 3 kali walaupun 1 yang belum terwujud yaitu membuat film amatir, semua keluh kesah kami alami dari mulai mendekorasi stage, membuat back song belum lagi banyak pro dan kontra dalam setiap peran-peran yang harus dijalankan bahkan ada salah satu personil dari MASLA yang pulang ke kampung halamannya di Kalimantan walaupun begitu alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. MASLA ye yeee...!
Secara disengaja atau tidak ternyata perpustakaan lah yang menjadi base camp kami dan mendapatkan izin pula dari pihak kampus serta penjaga perpustakaan juga masih kuliah (di kampus STIBA IEC) akhirnya kita berbaur menjadi satu dan sempat ada pergantian penjaga perpus tapi lagi-lagi berasal dari mahasiswi yang sama, nah disitu lah kampus AMIK Laksi 31 dan STIBA IEC bisa dibilang seperti saudara, yang sering kami lakukan bermain UNO dan sparing futsal serta ngebacol bareng hahaha makasih ya buat teman-teman di STIBA.

Hari berganti hari tak terasa kami sudah berada di akhir semester, sebagai kewajiban mahasiswa kita harus membuat Tugas Akhir atau yang sering didengar adalah Skripsi agar bisa lulus dan menyandang predikat Diploma/Sarjana. Kita memulai dengan menetapkan judul apa yang akan dibuat, belajar dengan pembimbing masing-masing, pembuatan bab-bab di paper sampai membuat program, setelah semua selesai tiba waktunya kita akan sidang yang sudah ditentukan hari dan jam masing-masing, rasa deg-degan terlihat disetiap raut wajah kami tapi semua bisa diredam karena adanya support dan motivasi. Setelah sidang selesai kami menunggu hasil beberapa hari kemudian dan hasilnya membuat kami lega yaitu "LULUS" selepas itu kami langsung merayakannya dengan berkaraoke melepas semua penat didalam hati, rasa senang yang sangat amat dalam kami rasakan pada saat itu bahkan tidak bisa diutarakan dengan apapun.

Tapi yang terdengar di kampus saat ini adalah hanya terpaan angin yang menyenggol beberapa tanaman atau pohon di sekitar. Celotehan-celotehan, ketawa-ketiwi, serta canda tawa yang dahulu dirasakan sudah mulai memudar entah mungkin sudah sibuk dengan pekerjaan atau memang malas datang ke kampus padahal pada saat aktif kuliah pun banyak yang sudah bekerja tetapi masih sering kumpul-kumpul, nah jadi apa yang menjadi alasan sebenarnya? Padahal dulu kita pernah berjanji atau sekedar ngomong lah "klo nanti kita dah lulus harus tetap bisa ngumpul ya, seenggaknya di jejaring sosial atau seminggu berapa kali lah yang penting jangan smp loss contact. Ok" tapi hasilnya? Memang setidaknya kita masih bisa berceloteh di jejaring sosial dan masih ada beberapa segelintir orang dari kita yang masih berkumpul tetapi itu tidak terasa seperti saat-saat kita jatuh dan bangkit bersama lagi ! Jadi apakah kita bisa kembali bersatu seperti dulu lagi? Apakah kita bisa memenuhi janji saat dulu? Dan bahkan bisakah kita membuat 1 film amatir yang belum terwujud sampai sekarang? Mari lah luangkan waktu kita walaupun hanya sedikit dan kembali merapatkan barisan tetapi semua balik lagi ke individu masing-masing apakah kita ingin dan yakin bisa seperti itu?

Semua bisa disimpulkan dari sedikit bait lagunya Agnes Monica yang judulnya Matahariku, yaitu "Berjuta warna pelangi di dalam hati, sejenak luluh bergeming menjauh pergi, tak ada lagi cahaya suci, semua nada beranjak aku terdiam sepi".

Minggu, 12 Februari 2012

PERSIJA, JAKARTA, JAKMANIA

- PERSIJA adalah team elite ibu kota Jakarta yang berdiri sejak tahun 1928 dengan julukan "Macan Kemayoran" dan mempunyai supporter yg fanatik bernama "The Jakmania" serta mempunyai kostum kebanggaan berwarna "OREN", Persija sudah juara sebanyak 10 kali di era perserikatan dan 1 kali di Liga Indonesia (kalo tidak salah).
Team ini (Persija) termasuk team besar di Indonesia yg selalu menyumbangkan pemainnya untuk membela timnas, pernah saya lihat di media untuk peringkat dari FIFA, Persija menduduki peringkat 45 se-Asia dan Persija termasuk 1 dari 2 team yg tidak pernah terdegradasi.
Memasuki akhir 2011-2012 adanya dualisme di tubuh Persija, tapi itu tidak membuat saya bingung untuk membedakan yg mana Persija yg sebenarnya karena Persija Jakarta sudah ada di dalam hati sanubari ini dan saya melihat para punggawa Persija sejak dulu sampai sekarang yg membela Persija habis-habisan untuk mendapatkan 1 bintang di atas logo/emblem mereka. Satu Jakarta Satu !

- JAKARTA adalah tempat saya lahir serta mengadu nasib disini, banyak orang yang bilang hidup di Jakarta itu sangat keras sampai ada kata seperti ini "siapa yang kuat dia yg akan tetap bertahan". Tapi menurut saya Jakarta bukan kota yang keras dan bukan siapa yg merasa yg paling kuat dialah yg tetap bertahan, tetapi bagaimana cara kita berusaha untuk kita tetap hidup layak disini, alhasil sampai sekarang saya bisa tetap bertahan disini tanpa harus beradu kekuatan dengan siapapun.
Menurut saya Jakarta adalah kota yg indah dan megah serta tempat bernaung dan mencari nafkah bagi seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai profesi, maka dari itu setidaknya kita harus mengucapkan terima kasih untuk kota ini (Jakarta) !

- JAKMANIA adalah saya sendiri yg di dampingi dengan para kaum hawa yg menyukai persija (The Jak Angel) yg selalu melihat pertandingan Persija Jakarta secara langsung ke stadion dengan memakai berbagai atribut oren entah dalam kondisi sehat ataupun sebaliknya, karena demi Persija apapun kulakukan.
Banyak sudah pertandingan Persija yg saya saksikan sampai sekarang, tentunya ada rasa bangga ketika Persija menang pd saat bertanding dan merasa sedih jg bila Persija mengalami kekalahan tapi saya memakluminya karena di setiap permainan/pertandingan pasti ada yg kalah ataupun menang.
Saya bangga menjadi The Jakmania walaupun banyak kata-kata risih yg saya dengar dari berbagai orang seperti "apaan sih the jak itu kan kampungan setiap persija main pasti rusuh dah gitu sesama the jak berantem lg", kata-kata semacam itu seringkali saya dengar mungkin mereka hanya memandang kami (The Jakmania) hanya dari sisi negatifnya, tapi hal itu sama sekali tidak menyurutkan hati saya untuk tetap menjadi The Jakmania bahkan saya terus menyebarkan virus oren ke berbagai tempat serta adanya semakin banyak kawan-kawan The Jakmania yg saya miliki. The Jaaaaaaaaak Mania !

Sabtu, 13 Agustus 2011

Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2014 Brazil

kebangkitan timnas indonesia dimulai. setelah otomatis melaju ke ronde 2 kualifikasi piala dunia, indonesia ditantang oleh turkmenistan. timnas lebih dulu bertandang ke turkmenista dengan hanya 16 pemain dikarenakan perpindahan kursi pelatih wim dan ketum pssi. kick off di mulai timnas belum bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan yg sangat buruk di turkmenistan dan alhasil turkmenistan berhasil menjebol gawang ferry rotinsulu 1-0 untuk tuan rumah hingga jedah kemudian kick off babak ke 2 dimulai timnas indonesia mulai bisa menguasai pertandingan dan alhasil m. ilham menjebol gawang turkmenistan skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

di leg ke 2 indonesia menjadi tuan rumah dengan pendukung yg begitu fanatik dari berbagai kota.
kick off dimulai indonesia mendominasi permainan dengan sangat baik alhasil babak pertama indonesia unggul 3-0 atas turkmenistan oleh goal c. gonzales (2) dan m. nasuha.
babak ke 2 dimulai indonesia masih mendominasi permainan tetapi lengahnya pertahanan akhirnya turkmenistan menjebol gawang ferry rotinsulu 3-1 untuk indonesia tapi m. ridwan berhasil menjebol gawang turkmenistan 4-1 untuk indonesia.
pemain indonesia mendapat keuntungan dengan di kartu merahkannya pemain belakang turkmenistan tapi lagi-lagi karena lemahnya pertahanan dan turunnya stamina dari beberapa pemain, turkmenistan berhasil mecetak 2 goal dimenit-menit akhir pertandingan skor akhir 4-3 untuk indonesia dan indonesia melaju ke ronde 3 kualifikasi piala dunia 2014 zona asia di group e bersama iran, qatar dan bahrain.

Sabtu, 25 Desember 2010

Timnas Indonesia 2010


Timnas Indonesia !!

Itulah yang sekarang selalu dibicarakan semua publik Indonesia. berita yang seharusnya ada untuk peristiwa yang ada di alam negri ini berubah menjadi berita timnas begitu pula dengan gossip yang biasanya hangat dengan perbincangan gossip para artis negri ini malah berubah dengan berita Timnas Indonesia. Apalagi timnas Indonesia mengadakan naturalisasi C. Gonzales dan Irfan Bachdim tapi ada yang bilang Irfan Bachdim pemain naturalisasi dan juga ada yang bilang tidak, entahlah yang penting kini dia membela untuk timnas Indonesia dengan baik dan terbukti sudah 2 goal dicetak ke gawang Malaysia dan Laos pada babak penyisihan. Maka dari itu dia disulap menjadi idola baru di Indonesia terutama para kaum hawa.

Mengapa semua publik senang membicarakan timnas Indonesia saat ini?
mungkin adanya peningkatan dalam timnas Indonesia pada saat ini yang diarsiteki oleh pelatih berdarah Austria (Alfred Riedl).
Di ajang AFF Suzuki Cup 2010 Indonesia bermain sangat baik, dari awal babak penyisihan Indonesia menang telak atas tamunya Malaysia dengan skor 5-1 di Gelora Bung karno Senayan, Jakarta, kemudian menang telak lagi melawan Laos 6-0 di stadion yang sama.
beberapa hari berselang lagi-lagi Indonesia menang atas tamunya Thailand dengan skor 2-1 yang dalam beberapa tahun terakhir Indonesia tidak pernah menang. Babak penyisihan telah usai Indonesia melaju ke babak semi final dengan nilai sempurna yaitu 9 poin dari 3 laga yang dilakoninya dan Malaysia menemani Indonesia sebagai Runner up grup A yang mengantongi nilai 4 poin dari 3 laga. Di semi final Indonesia bertemu dengan Filipina yang berada di posisi runner up grup B, secara ajaib Indonesia melewati babak semi final secara mulus di kandang sendiri dengan agregrat 2-0, 2 goal diborong oleh striker Persib Bandung C. Gonzales padahal dalam timnas filipina terdapat 9 pemain naturalisasi yang berasal dari Inggris dan Amerika.

Kini Indonesia sudah ditantang oleh timnas Malaysia di partai final yang sebelumnya dapat melewati hadangan dari juara bertahan Vietnam dengan agregrat 2-0.
Tentu ada kepercayaan diri terhadap timnas Indonesia karena di laga sebelumnya Indonesia menang telak atas Malaysia dengan skor 5-1, tapi ini adalah final jadi permainan Malaysia pasti berbeda total dengan penampilan di babak penyisihan.
Ini adalah laga final ke 4 bagi Indonesia. Kita saksikan di Final AFF Suzuki Cup 2010:
1st Leg (26/12): ( Bukit Jalil, Kuala Lumpur )
2nd Leg (29/12): ( Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta )

Siapakah tim yang akan Juara untuk pertama kali di AFF Suzuki Cup 2010?

Minggu, 24 Oktober 2010

Arti Cinta

Jangan pernah menangis ketika kamu tak di cintai,,
tapi menangislah ketika kamu tak bisa mencintai orang yang mencintaimu,,
memilih cinta janganlah dengan berpikir,,
tapi berpikirlah kenapa kamu memilih mencintainya,,
di dunia ini kita bukan mencari seseorang yang sempurna untuk dicntai tapi belajar mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna...

Sabtu, 18 September 2010

Tuhan Menciptakan Indonesia


Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2′ di pemerintahannya)

Rabu, 15 September 2010

Ramadhan and Lebaran 1431 H (9/10)

Tidak terasa seiring waktu terus berjalan dah ingin memasuki bulan Ramadhan, tapi diri ini tak ada rasa ingin datangnya bulan suci tersebut padahal sms terus teriring di hp tentang menyambut bulan ramadhan.

Seiring bulan ramadhan tiba banyak orang-orang yang mendadak menjadi baik, itulah makna dari bulan ramadhan.

Beberapa hari kemudian tibalah bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah, rahmat dan berlimpah segala pahala. Semua umat muslim berpuasa dan menjalankan makan sahur dan shalat tarawih pada malam hari, semua terus bergulir pada setiap harinya. setelah beberapa hari hati ini belum juga merasakan datangnya bulan suci Ramadhan, mungkin karena banyak kesibukan jadi tidak merasakan lapar dan haus.

Tanpa adanya gelisah dihati ini ramadhan terus kujalani tanpa ada beban sedikitpun, walaupun masih ada beberapa setan yang berwujud manusia, tapi hati ini seakan terus menahan nafsu. Film yang buat ramadhan ini rada terkesan yaitu "Penghuni Terakhir" gak tau kenapa 9w pilih film ini mungkin karena seru kali ya ada perseteruan dan keharmonisan dalam 1 rumah.

Hari bergulir setiap harinya ku lewati bulan suci Ramadhan bersama teman-teman, tentu tawa dan haru selalu menyelimuti disetiap detik.

Diikuti dengan buka bersama dengan teman-teman:

1. Di rumah Riva

2. Di rumah Tya

3. Di rumah Yozi

4. Di Kampus sekalian MASLA performance jilid 3

5. Di rumah Ety

6. Di rumah Ian

7. Di rumah Lucky (9w)

8. Di bakul tukul, cikini

9. Di AH restoran, Atrium

9w (Lucky), Riva, Bojes, Ibnu yang gak pernah absen ikut bubar

tentunya banyak rasa yang dimiliki, dari mulai latihan teater banyak peran yang kabur-kaburan, ada yang izin kerja, males, bantuin beli properti, pokoknya masih banyak lagi dah. Belum lagi pas buka bersama ada aja yang dilakukan para anak-anak MASLA, tapi pas dirumah gue pada ngeluh terus ada yang bilang kurang, kemahalan, gak jadi ikut, mungkin semua hanya bercanda, namanya juga MASLA.

Tapi asiklah pas main futsal, emang dasar MASLA main futsal aja sampe ketawa-ketiwi.

selesai dirumah 9w semua siap bergegas pulang kerumah masing-masing, kita saling mengucapkan salam perpisahan dan semoga MASLA selalu eksis. MASLA yee yee..!!!

Gak ketinggalan juga 9w bubar sama teman-teman SMA sekalian reuni habis bubar kita pada nonton, tapi ada yang gak ikut sich karena alasan pengen latihan band. Waktu itu lagi nonton Sang Pencerah yang tiketnya sampe di upload ke facebook sama Ucha.

Filmnya ngebahas tentang berdirinya organisasi Muhammadiyah yang kebetulan kita lulusan muhammadiyah jadi sedikit rada tau lah jalan ceritanya. Selesai nonton pulang dah kerumah masing-masing, sialnya 9w doang yang naik motor bertiga tapi alhamdulillah semua sampe rumah dengan selamat.

Keesokan harinya bubar terakhir sama bocah daerah 9w sekalian beli makanan and cari-cari kaset ps and beli cd Justin Bieber.

Pas sampe rumah siap-siap takbiran dah.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laillahaillallahuallahu akbar Allahu Akbar walillah ilham, begitulah yang 9w dan semua orang dengar.

Niatnya pada mau ngarak keliling kota Jakarta tapi supirnya lagi sakit, gak tau dah tuh sakit apaan, tapi malam takbiran tahun ini sepi sih gak kayak tahun sebelumnya. Gara-gara gak jadi jalan-jalan akhirnya takbiran di musholla, sambil pukul-pukulin bedug sm liat-liat mobil and motor yang lewat jalanan aja sampe capek terus pulang kerumah masing-masing.

Pagipun tiba, Selamat IDUL FITRI 1431 H itulah yang ada di inbox hp 9w malah dari malam takbiran and beberapa hari sebelum lebaran dah ada yang ngucapin duluan. Siap-siap buat shalat ied di Musholla Ar-Rahman bersama warga yang lain, tentu rame banget yang shalat sampe ada yang shalat di luar musholla. sholat ied dimulai semua berucap Allahu Akbar berkali-kali tapi imamnya lupa suratnya pas rakaat kedua ini baru terjadi 1 kali, semoga aja gak berlanjut.

Semua umat islam merayakan hari raya IDUL FITRI 1431 H, setelah shalat semua saling berjabatan tangan untuk saling bermaafan sambil silaturahmi keliling rumah warga sampe ada yang nangis juga, maklumlah namanya juga manusia pasti semua punya hati dan perasaan. Dan yang menarik adalah bagi-bagi duit ke anak-anak.

habis silaturahmi gak ketinggalan momen ini harus diabadikan, tapi ngeselin banget pas 9w lagi foto-foto eh ditinggalin jiarah ke kuburan nenek 9w tercinta, setelah itu 9w pergi ke pasar minggu sm ke kp. melayu biasalah silaturahmi sm saudara, yang asyiknya 9w dpt duit banyak, kebesokan harinya pagi-pagi 9w ke depok eh dapat duit lagi lebih banyak pokoknya seru banget dah jalan-jalannya, pas pengen pulang eh tiba tiba hujan, mampir dulu dah ke ITC depok akhirnya duit yang 9w dapat di beliin baju, jaket, sepatu and kaca mata sampe 200ribuan 9w belanja.

Sekarang dan seterusnya ngapain ya buat ngisi liburan?

Planning:

1. Pergi ke Bogor

2. MASLA jalan-jalan

3. Silaturahmi di rumah Yozi

4. Silaturahmi di rumah Ucha

5. Silaturahmi di rumah Riva

6. Silaturahmi di rumah Bojes

7. Ketemu sama orang dari Bandung

Semoga puasa dan semua amal ibadah kita diterima oleh Allah dan kita selalu tetap eksis terutama MASLA yee yee. Amin..!!

Selasa, 07 September 2010


Profil Bambang Pamungkas

Nama : Bambang Pamungkas

Nama Panggilan : Bambang, Bepe

Tempat, Tanggal Lahir : Getas, Kabupaten Semarang 10 Juni 1980

Agama : Islam

Orang Tua : - H. Misranto (Ayah)
- Hj. Suriptinah (Ibu)

Kakak : Agus Handoko Misranto
Agus Budhi Suseno
Tri Agus Prasetijo
Eni Kusumawati
Nanik Setyowati
Adik : Dyah Ernawati

Istri : Tribuana Tungga Dewi

Anak : Salsa Alicia
Jane Abel
Syaura Abana
Cita-cita : Guru dan Chef

Pendidikan :

Taman Kanak-kanak
Taman Kanak-kanak Bangun 1 Getas Kab. Semarang (1984-1986)
SD
SD Negeri Kauman Lor 3 Getas Kab. Semarang (1986-1992)
SMP
SMP Negeri 1 Salatiga, *Kelas 1C *Kelas 2C *Kelas 3A (1992-1995)
SMA
SMU Negeri 1 Salatiga, *Kelas 1C *Kelas 2C *Kelas 3 IPS 2 (1996-1999) - -

Kuliah
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rawamangun hanya 2 semester

Hobi :
Membaca buku dan Memasak

Saran :
Bagi pemain-pemain junior "JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK BERMIMPI" karena mungkin suatu saat nanti, mimpi kalian akan menjadi kenyataan.. Keyakinan, kerja keras dan doa akan membantu kalian untuk mewujudkan mimpi itu.. mungkin saat ini, kami para senior yg membela nama Bangsa tetapi bisa jadi suatu saat nanti kalian yg akan berjuang mengenakan seragam Merah Putih, karena Tim nasional itu milik seluruh rakyat Indonesia siapapun mempunyai hak untuk menjadi pemain nasional, tentunya sesuai dengan kemampuannya, oleh karena itu persiapkan diri sebaik mungkin...

Minggu, 05 September 2010



30 Mei 2010 ( Persija vs Arema )

30 Mei 2010 ini adalah hari yang dinanti, setelah sehari sebelumnya sudah bersiap-siap untuk bertemu dengan saudaraku Aremania di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Pagipun telah tiba ku beranjak ke Monas untuk ikut sepeda sehat, beberapa waktu berselang setelah melakukan aktivitas di hari minggu yang begitu cerah, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 1 siang, aku dan teman The Jakmania lainnya bersiap-siap untuk berangkat ke stadion, perjalanan kami sempat tertunda karena keterlambatan dalam membeli tiket, walaupun begitu kami tetap berangkat menuju stadion dengan semangat yang begitu membara.

Akhirnya kami berangkat tepat pukul 15.00 WIB, karena hari minggu sangat sepi kami sampai di stadion dengan cepat, tapi beberapa The Jakmania dan Aremania masih ada yang belum masuk ke dalam stadion termasuk saya dan teman-teman karena tidak ada satu gerbangpun yang dibuka selain tribun atas, kami sudah mengelilingi semua pintu tapi tidak ada satupun pintu yang di buka, beberapa waktu berselang tepat di pintu 8 pintu gerbang di buka setelah para The Jakmania meminta pintu untuk di buka.

Setelah sampai di dalam stadion saya sangat terkejut melihat SUGBK dipadati Aremania dan The Jakmania, Arema sementara sudah unggul 1-0. Saya berada di sektor 15 yang sudah dibanjiri Aremania, walaupun begitu saya tetap mendukung team kesayangan PERSIJA JAKARTA dan bernyanyi dengan Aremania. Saya terdiam setelah Arema unggul 2-0 lewat tendangan penalty Njanka (mantan pemain PERSIJA).

Babak pertama telah selesai dengan keunggulan Arema 2-0, saya dan teman-teman bergeser untuk pindah ke sektor 10 dengan The Jakmania lainnya, karena stadion sudah begitu pada akhrinya kami hanya bisa sampai sektor 13 yang dimana sudah dipadati Aremania. Babak kedua segera dimulai tetapi ada sedikit kendala mungkin manajemen Persija masih protes karena dibabak pertama Abanda terkena kartu merah yang tentunya sangat merugikan PERSIJA.

Babak kedua dimulai PERSIJA bermain sangat offensive terus menyerang BEPE akhirnya menjebol gawang yang dikawal Kurnia Meiga skor 1-2 Arema masih unggul, rasanya senang sekali hati ini karena masih memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan, keasyikan menyerang dan karena hanya bermain dengan 10 orang gawang M. Yasir kembali jebol, kali ini lewat kaki Roman Chmelo skor 1-3 untuk keunggulan Arema. Para pemain PERSIJA sempat membahayakan gawang Arema tapi selalu gagal menjebol gawang Arema, kali ini Noh Alamsyah yang menjebol gawang M. Yasir skor 1-4 untuk Arema, beberapa waktu berselang lagi-lagi gawang M. Yasir kembali jebol skor 1-5 berakhir hingga pluit babak kedua berakhir.

Rasa sedih dalam hati karena team kesayangan kalah telak 1-5 di kandang sendiri sekaligus kekalahan terbesar musim ini. Rasanya air mata ingin menetes dipipi, seorang Aremania menghampiriku dan berkata “udah jangan nangis kalah menang udah biasa dalam pertandingan, ambil hikmahnya aja yang penting kita tetap saudara”. Setelah mendengar kata-kata tersebut sayapun kembali berdiri dan semangat tetap mendukung PERSIJA, saya dan para Aremania saling berjabatan tangan dan tukar baju dan syal untuk kenang-kenangan serta berfoto ria dalam stadion.
Suasana perdamaian yang begitu hangat dan tak bisa terlupakan.
THE JAK AREMA KITA SAUDARA,,
SAUDARA SAMPAI MATI..!!!

Selasa, 01 Desember 2009

The Jakarta History Museum (Fatahillah)

The Jakarta History Museum (also known as Fatahillah Museum) is housed in the former City Hall located in the old part of the city now known as Jakarta Kota, some hundred meters behind the port and warehouses of Sunda Kelapa.

Originally called the Stadhuis, this building was the administrative headquarters of the Dutch East India Company, and later of the Dutch Government. Built in 1710 by Governor General van Riebeeck, this solid building hides below it notorious dungeons and filthy water prisons. Most prisoners, both Dutch rebels and Indonesian “natives” were publicly flogged, barbarically impaled and executed on the square called the Stadhuisplein--now known as Fatihillah Square--while the Dutch overlords looked down superciliously on the proceedings below from the portico and windows above.

Indonesia’s freedom fighter Javanese Prince Diponegoro, who was treacherously arrested, was imprisoned here in 1830 before being banished to Manado in North Sulawesi. Another freedom fighter earlier imprisoned here around 1670 was Untung Suropati from East Java.

In the center of the square is a fountain which served as water supply for the colonial capital, Batavia, while to its north is a Portuguese cannon, believed to be a font of fertility.

Today, the Jakarta History Museum displays the history of Jakarta from prehistoric days to the founding of the town of Jayakarta in1527 by Prince Fatahillah of Banten, and through Dutch colonization from the 16th. century onwards until Indonesia’s Independence in 1945.

The collection includes a replica of the Tugu Inscription that dates back to the 5th century under the reign of the great King Purnawarman, evidence that the center of the Tarumanegara kingdom was located around the present day seaport of Tanjung Priok.

Further historical evidence of thriving Sunda Kelapa Harbour is a 16th. century map and replica of the 1522 Padrao monument, commemorating the friendship treaty between the Portuguese and the Sunda kingdom. Furthermore, maps and drawings show the establishment of the City of Jayakarta in 1527 by Prince Fatahillah. While the rich collection of Betawi and Colonial style furniture dating to the 17th, 18th and 19th century belongs to one of the most complete in the world. This collection reflects the influences of various cultural elements on the City of Batavia, namely from Europe, especially from the Netherlands, from China and India as well as from Indonesia itself.

And to bring more life and activities to the Old Batavia square, today the Jakarta Government has organized regular attractions involving local communities and their cultures. On Sundays, shows are performed presenting the Zapin dance, a combination of Betawi and Middle Eastern influences, the Barongsai Chinese lion dance, the Portuguese influenced keroncong music, the typical Betawi Tanjidor music, batik fashion shows, vintage cars parades, food and souvenirs and fireworks.